Anak Keduaku Sakit Campak

 


Awal bulan desember kemarin anakku demam, kupikir hanya demam biasa karena kecapekan habis main futsal. Sehari setelah demam munculah bintik-bintik ruam ditubuhnya. Malamnya aku dan Pak suami langsung bawa ke dokter umum. Mana besoknya suamiku berangkat ke jakarta pula. Alhamdulillah ada ibuku yang sudah pensiun bisa menemani anak-anak. Demam anakku hanya 2 hari dan demamnya tak terlalu tinggi. Ruamnya pun sudah mereda. Pikirku anakku tidak terlalu parah sakit campaknya karena aku rajin memberinya vitamin. Jengggg jengggg jenggg... 3 hari kemudian anakku panas lagi badannya, panas sekali sampai 39 derajat. Besoknya lebih panas yaitu 40 derajat. Suamiku sudah pulang dari jakarta dan kami ke dokter lagi. Fix Campak ini dan sakitnya tak sesimpel yang aku pikirkan. Kasihan anakku.

Panas badannya nggak turun2, akhirnya ke dokter anak dan dikasi antivirus bukan antibiotik, alhamdulillah panas anakku turun dan ruam campaknya menghitam lalu mengelupas. Seperti ular ganti kulit gitu badannya.

0 Response to "Anak Keduaku Sakit Campak"

Posting Komentar