Kirim Naskah Ke Dar! Mizan



 Catatan Webinar dengan Editor 

AR! Mizan


🌸Pertimbangan Penerbit 

Naskah yang masuk banyak, tapi banyak yang dengan berat hati ditolak mengingat keterbatasan penerbit, kebutuhan biaya, melihat target pasar dll. Maka ga heran selektif banget.


Yang dipertimbangkan editor dan penerbit:

1. Kekuatan Naskah (adakah diferensiasi? kalo bagus sih ya bagus ya naskah mah, tapi apa yang bikin beda?) 

2. Branding Penulis (ikut promo kah tiap ada buku barunya? bangga kah? cerita kah di story / feed tentang kenapa tulis buku itu, ga cuma andelin penerbit untuk jualan) 

3. Target pembaca jelas

4. Genre buku 

5. Jika diterbikan, apakah biaya produksinya worth it dan akan menemukan pembacanya? 

6. Peluang penjualan 


🌸Mengapa Naskah Ditolak Penerbit 

1. Ide sudah sering digunakan (padahal, ide bisa saja umum, tapi pengemasan bisa dibuat menjadi unik. menawarkan value apa?) 

2. Target usia tidak jelas

3. Narasi terlalu menggurui 

4. Tidak menawarkan hal baru 

5. Pesan lebih dominan daripada cerita, sibuuuk nyampein pesan ke anak-anak, kan bosen 


Naskah Bagaimana yang Dicari? 

1. Jelas targetnya (buku untuk siapa dan untuk menjawab kondisi apa)

2. Bukan tentang pesan, tapi apa ceritanya dinikmati anak-anak? 

3. Menjawab kebutuhan (mengapa perlu ada cerita ini diterbitkan? Kebutuhan apa yang dijawab? berikan unique selling point / USP) 

4. Tanyakan: apa yang bikin berbeda? apa cerita sudah sangat umum tau ada pengemasan yang berbeda? 

5. Apa ortu sebagai pengambil keputusan terakhir (yang bayar kan) mau beli? 


💡Tips: Jangan cuma mengejar tren, pahami kebuthan yang akan tahan lama, dibutuhkan anak, buku yang akan membantu menghadapi fase tumbuh kembang anak-anak 


💡Ingat! Buku anak punya 2 lapis pembaca: anak dan orang tua 


🌸Contoh Pengemasan Unik 

Marah karena mainan dipinjam >> sudah biasa

Setiap marah akan menekan tombol merah >> unik karena tombol merah jadi simbol asosiasi yang mudah diingat anak 


🌸Ngomongin Karier Penulis: Satu buku tidak menentukan karier panjang 

Berhasil menerbitkan satu buku bukan ganjaran akan auto dapet proyek2 lain. Jadi, jangan cepet puas. Jadikanlah satu buku yang terbit itu sebagai: 

1. Portofolio, reputasi 

2. Potensi karya selanjutnya

3. Sudah punya pembaca

4. Pembuka peluang-peluang lain 


🌸Tidak Semua Buku Harus Jadi Andalan (tentang pembayaran) 

1. Royalti >> untuk buku2 yang ditulis personal, ada kelekatan emosional dengan penulis, potensi jadi karya panjang dan bisa dikembangkan baik secara karakter, bisa jadi seri, terbit IP dll. Kekurangannya kalau penjualan kurang baik kita dapetnya sedikit, penerbit pun begitu dapetnya sedikit (tapi ini fair)

2. Jual Putus >> untuk buku2 yang mungkin kita ga ada keterikatan emosional, sekedar lg dibutuhkan penerbit, tema2 umum, secara kelebihan penulis bisa dapet banyak di awal (meski tidak kontinu), kalau sebulan bisa lolos 2 atau 3 naskah itu lumayan sekali 


🌸Penulis yang bertahan tidak pernah berhenti belajar

Memahami dan mempelajari: 

1. Pembaca (ortu dan anak) 

2. Perkembangan anak 

3. Bentuk buku 

4. Pasar

5. Bagaimana penerbit bekerja 


💡Bisa kirim naskah ke dar@mizan.com atau via web mizan

0 Response to "Kirim Naskah Ke Dar! Mizan"

Posting Komentar